Belajar matematika merupakan hal yang wajar diajarkan di usia dini.Tergantung cara mengemasnya,anak-anak akan merasa senang dan tidak terasa sedang belajar matematika.Seperti yang dilakukan oleh salah satu wali murid di TKIT Salman Al Farisi 1 Yogyakarta.Beliau wali dari ananda Husni,bernama Ibu Siti Wazanah.Kebetulan spesifik ilmu beliau mengajarkan matematika juga di SDIT Salman Al Farisi 1.Awalnya beliau bercerita tentang kisah Umar Bin Khattab yang sedang menguji akhlaq sang anak,ketika menggembalakan kambing.Anak itu diuji untuk menjualkan kambingnya tanpa sepengetahuan majikannya.Beliau menyisipkan nilai Islami tentang nama Allah Al Bashiir (Maha Melihat).Nah,dari cerita itu diambillah pembelajaran matematika tentang pengurangan.Beliau mengumpamakan tentang kambing tersebut berkurang karena sebab suatu hal,seperti mencari minum,terkena ngin,atau sedang tertidur.Dari cerita itu,anak-anak bermain pengurangan tanpa terasa.Karena mereka juga diberikan sarana untuk menuliskan angkanya.
Mudah kan untuk belajar matematika,tanpa harus didikte ternyata anak-anak bisa mengenal dengan mengasyikkan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here